(TUTORIAL) mengubah list view ke grid view di opencart

1. ganti kode dibawah (cari : catalog/view/theme/default/template/product/category.tpl)

if (view) {
display(view);
} else {
display(‘list’);
}

dengan

if (view) {
display(view);
} else {
display(‘grid’);
}

 

2. setting stylesheet.css

.product-grid {
width: 100%;
overflow: auto;
}
.product-grid > div {
width: 210px;
display: inline-block;
vertical-align: top;
margin-right: 20px;
margin-bottom: 15px;
text-align: center;
padding: 3px;
border: 1px solid white;
-webkit-border-radius: 7px 7px 7px 7px;
-moz-border-radius: 7px 7px 7px 7px;
-khtml-border-radius: 7px 7px 7px 7px;
border-radius: 7px 7px 7px 7px;
}
#column-left + #column-right + #content .product-grid > div {
width: 125px;
}
.product-grid .image {
display: block;
margin-bottom: 0px;
}
}
.product-grid .image img {
padding: 3px;
border: 1px solid #E7E7E7;
}

 

3. setting ukuran thumbnail foto

(System > Settings > Edit > Image >Product Image List Size: 200 x 200)

 

(TUTORIAL) Memanfaatkan Fitur Option pada Opencart

Mungkin anda memiliki produk yang mempunyai beberapa opsi untuk dijual? Contohnya : anda memiliki suatu produk Kaos dengan opsi : pilihan warna : hitam atau putih, ukuran : M,L,dan XL, dimana harga untuk ukuran M=$19, L=$20, dan XL=$22.

Jika anda memiliki produk yang akan dijual dengan contoh opsi seperti tadi, maka anda dapat memanfaatkan fasilitas “Option” yang ada pada Opencart. Pada kesempatan ini akan saya coba bahas mengenai bagaimana menggunakan fasilitas “Option” tersebut. Sebelumnya saya jelaskan bahwa contoh yang saya gambarkan berikut menggunakan CMS Toko Online Opencart versi 1.5.0. Untuk Opencart versi lainnya mungkin ada sedikit perbedaan mengenai cara penggunaannya meskipun secara umum fungsi yang dimaksud adalah sama.

Oke, langsung kita mulai saja.

1. Pertama anda perlu login ke halaman Admin / Backend Opencart anda.

2. Kemudian klik pada menu Catalog -> Options

 

3. Klik Insert

4. Pada opencart, kita bisa memilih jenis-jenis option yang akan digunakan. Diantaranya adalah :

Jenis “Choose”, terdiri dari Select, Radio,& Checkbox

Jenis “Input”, terdiri dari Text, & Textarea

Jenis “File” dan Jenis “Date” (Tanggal).

Untuk contoh berikut ini akan kita gunakan “Select”

 

5. Tulis nama option yang akan kita gunakan, dalam hal ini saya tulis “Warna Kaos”.

6. Isi dengan kata “Hitam” pada kotak isian “Option Value Name”, Klik tombol “add option value”, dan isi dengan kata “Putih” pada kotak isian yang baru. Kemudian klik tombol “Save”.

 

7. Ulangi langkah 5-6, untuk membuat option “Ukuran Kaos” yang terdiri dari M, L, dan XL.

8. Setelah selesai, masuk ke menu Catalog -> Produk, dan buatlah satu produk baru yaitu Kaos.

9. Masuk ke tab “Option”, dikotak isian kita tulis nama Option yang tadi kita buat yaitu Warna Kaos. Option yang tadi anda buat akan muncul. Klik Option tersebut.

 

10. Buat pilihan untuk warna kaos di kolom sebelah kanan. Dalam hal ini kita buat untuk warna Hitam dan Putih.

 

11. setelah langkah no.10 selesai, isi lagi kotak di sebelah kiri dengan option kedua kita yaitu “Ukuran kaos”

12. Seperti langkah no. 10, hanya saja pilih untuk M, L,dan XL. Sebagai info, disini saya jadikan ukuran L sebagai dasar awal produk saya dimana harganya adalah $20. Karena untuk M harganya $19, dan untuk XL harganya $22, maka di di kolom price, untuk XL saya isi dengan  +2 (didapat dari $22-$20), dan untuk M saya isi -1 (didapat dari $19-$20). Setelah selesai, klik tombol “save”.

13. Selanjutnya di halaman produk anda di toko online  anda, anda akan melihat produk kaos anda dengan pilihan “warna kaos” dan “ukuran kaos”. Selamat mencoba 🙂


Read more at: http://www.ocidbrass.com/2011/09/memanfaatkan-fitur-option-pada-opencart.html
Copyright ocidbrass.com Under Common Share Alike Atribution

(TUTORIAL) Memasukan Produk pada Opencart

Selanjutnya saya akan membahas mengenai cara memasukkan produk kita ke toko online kita yang menggunakan CMS Opencart.

Sebelumnya kita login dulu ke halaman administrasi Opencart. Kemudian kita pilih menu Catalog > Product. Disana kita akan melihat daftar produk yang sudah atau akan kita jual di toko online. Selanjutnya untuk menambahkan produk baru, maka kita klik tombol “Insert”, dan kita akan melihat sejumlah isian yang perlu kita lengkapi (tidak semuanya pelu di-isi, hanya isian dengan tanda bintang merah yang diwajibkan di-isi. Yang lainnya untuk kelengkapan keterangan mengenai produk kita. Isi disesuaikan dengan produk yang akan kita jual).

 

Pada Tab “General”

Product Name : Isi dengan nama produk kita

Meta Tag Description : Isi dengan tag produk (untuk keperluan SEO)

Meta Keywords : Isi dengan kata kunci dari produk kita (untuk keperluan SEO)

Descriprion : Isi dengan keterangan yang diperlukan mengenai produk kita

Product Tags : Isi dengan tag produk kita (untuk ditampilkan di website)

Pada Tab “Data”

Model : masukkan model produk

Price : masukkan harga produk kita

Tax Class : untuk perhitungan pajak (untuk tahap awal pilih saja “none”)

Quantity : isi dengan jumlah stock barang

Minimum Quantity : isi dengan jumlah minimal order dari produk yang kita jual

Substrack stock : pilih “Yes” jika setiap pembelian yg terjadi akan mengurangi stock barang yang kita miliki. Sebaliknya jika stock barang kita abaikan, pilih saja “No”.

Out Of Stock Status : Pilih keterangan yang akan kita tampilkan di website jika ketersediaan barang yang kita jual kosong (Out of Stock). Untuk mengubah daftar pilihan “Out of stock” ini Insya Alloh akan kita bahas di lain waktu.

Require Shipping : Pilih “Yes” jika barang kita perlu jasa pengiriman. Namun jika tidak (misalnya file untuk di-download), maka pilih “No”.

SKU : (opsional) untuk kemudahan kita mengidentifikasikan produk. Isi dengan kode dari produk kita.

UPC : abaikan saja (kecuali anda benar2 memerlukan)

Location : (opsional) diisi dengan lokasi produk kita

SEO Keyword : isi dengan nama produk kita. Jangan lupa ganti “spasi” dengan tanda “-“ (stripe) Image : masukkan gambar produk

Data available : diisi tanggal produk kita tersedia Dimension : ukuran produk kita

Weight : berat satuan produk

Weight class : pilih “kilogram” atau “gram”

Status : jika produk kita sudah siap untuk ditampilkan, pilih “enable”

Sort order : untuk mengatur urutan tampilan produk kita

Tab “Manufacturer”

Manufacturer : Pilih pembuat produk kita (jika diperlukan)

Categories : Pilih kategor untuk produk kita. Jika produk kita masuk di sub-kategori, jangan lupa untuk member tanda centang pada kategori utama dan sub-kategori yang sesuai untuk produk kita.

Store : pilih “Default”

Download : Khusus jika produk kita merupakan file yang perlu di-download

Related Product : Produk lain yang berhubungan dengan produk ini. Cara memasukkannya (produk yang terkait harus sudah dibuat/dimasukkan dulu sebelumnya) yaitu ketik nama produk yang akan kita pilih sampai muncul nama-nama produk yang sesuai. Setelah itu anda klik untuk memilihnya (lihat gambar berikut).

 

Tab “Attribut”, “Option”, “Discount”, “Special”,”Rewards Points”      Tidak dibahas di sini (terlalu panjang). Insya Alloh jika memungkinkan akan ditulis di artikel yang lain.Sementara ini biarkan saja dulu apa adanya.

Tab “Image”      Untuk menambahkan gambar-gambar lainnya (untuk produk tersebut). Anda tinggal klik tombol “Add Image”, dan upload gambar tambahan tersebut.

Tab “Design”      Karena yang anda masukkan adalah produk, maka di bagian Default, pilih saja “Product”. Klik tombol “Save” untuk menyimpan produk yang baru saja anda masukkan. Selanjutnya harusnya anda dapat melihat produk yang baru anda masukkan tersebut di tabel daftar produk. Jika anda ingin mengubah data produk yang tadi anda isi, cukup klik “edit” di sebelah kanan dari produk yang anda ingin ubah. Jika anda memiliki banyak produk yang serupa, misalnya hanya berbeda “Nama Produk” dan gambarnya saja, maka daripada anda harus memasukkan lagi produk anda dari awal dan mengisi semua isian yang tadi, akan lebih cepat jika anda memanfaatkan produk serupa yang sudah ada. Caranya, centang produk yang serupa tersebut, kemudian anda klik tombol “Copy” untuk menyalin produk tersebut. Selanjutnya anda tinggal “edit” salinan tersebut. Anda ganti data-data yang perlu diubah, dan jangan lupa untuk pilih status “enable” pada tab “Data”. Kemudian simpan dengan mengklik “Save”. Maka produk baru tersebut sudah berhasil anda masukkan. Selamat mencoba
Read more at: http://www.ocidbrass.com/2011/08/memasukkan-produk-ke-dalam-opencart.html
Copyright ocidbrass.com Under Common Share Alike Atribution

(TUTORIAL) Membuat Kategori di Opencart

Sebelum kita memasukkan produk yang akan kita jual, maka terlebih dahulu kita harus membuat kategori untuk produk yang akan kita jual tersebut.

O ya, sebelumnya saya sampaikan bahwa contoh berikut ini menggunakan Opencart versi 1.5, jadi untuk Opencart versi lainnya bisa saja terjadi perbedaan dengan apa yang saya tunjukkan sekarang.

Langkah pertama, kita akan login dahulu ke halaman administrasi toko online kita di : http://tokoanda.com/admin, atau kalau merujuk ke contoh sebelumnya di localhost, maka kita akan login di halaman http://localhost/opencart/admin

Selajutnya anda tinggal masuk ke menu : Catalog => Categories. Di sana anda akan melihat daftar kategori-kategori yang sudah ada di toko online anda. Untuk membuat sebuah kategori baru, anda tinggal klik tombol “Insert”

Selanjutnya anda akan melihat 3 buah tab yaitu : General, Data, dan Design

Di tab General anda dapat mengisi beberapa hal :

a. Category Name : Isi dengan nama kategori yang anda inginkan

b. Meta Tag Descprition : Diisi dengan tag descripsi kategori (untuk keperluan SEO)

c. Meta Tag Keywords : Diisi dengan kata kunci kategori yang anda buat (untuk keperluan SEO)

d. Description : Diisi dengan gambaran singkat mengenai kategori yg anda buat.

Di tab Data :

a. Parent Categori : jika kategori yang anda buat merupakan kategori utama, maka biarkan saja terisi “None”, tapi jika kategori yang anda buat merupakan sub-kategori, maka silahkan anda pilih kategori utama yang merupakan induk dari kategori yang anda buat.

b. Stores : pilih saja Default

c. SEO Keyword : tulis lagi kategori anda. Jika kategori yang anda buat lebih dari satu huruf, jangan lupa untuk mengganti spasi dengan tanda “-“.

d.  Image : masukkan gambar untuk kategori yang anda buat

e. Top : centang jika kategori anda ingin muncul di menu atas dari toko anda (berlaku hanya untuk kategori utama)

f. Column : Isi dengan jumlah kolom yang anda inginkan untuk menampilkan sub kategori yang ada

g.   Sort Order : => untuk mengatur urutan kategori anda

h. Status : pilih “enable” jika kategori yang anda buat ingin ditampilkan.

Di tab Design : Pilih “Category”. Klik “Save”.

Selanjutnya anda akan melihat kategori yang baru saja anda buat di daftar kategori yang ada. Langkah untuk membuat kategori selesai.

Read more at: http://www.ocidbrass.com/2011/08/membuat-kategori-di-opencart.html
Copyright ocidbrass.com Under Common Share Alike Atribution